Kamis, 18 Okt 2018
  • Home
  • Berita
  • Persidangan
  • Terbukti Anak Dibawah Umur, Majelis Hakim PN Medan Perintahkan Pembebasan Segera

Terbukti Anak Dibawah Umur, Majelis Hakim PN Medan Perintahkan Pembebasan Segera

Terdakwa Penerima Bantuan Hukum Gratis dari LBH Trisila Sumatera Utara
Gunawan Jumat, 06 April 2018 15:52 WIB
Larasonline.com

Advokat Hisca Romauli Situmorang, S.H., (duduk) saat melayani warga binaan pemohon bantuan hukum di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Binjai.

Medan.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan dalam sidang tanggal 05 April 2018 membacakan putusan sela yang memerintahkan mengeluarkan terdakwa ZF (nama samaran) dari tahanan segera setelah putusan diucapkan. Putusan ini mengabulkan eksepsi yang diajukan oleh Penasihat Hukum ZF, Hisca Romauli Situmorang, S.H., dari Lembaga Bantuan Hukum Trisila Sumatera Utara.

Sebelumnya terdakwa ZF diajukan ke persidangan dengan acara biasa oleh Sri Yanti Panjaitan, S.H., Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Medan. ZF diduga melanggar Pasal 363 ayat 1 ke-3e ke-5e KUHP yang ancaman hukumannya tujuh tahun penjara, karena dugaan mencuri mesin genset. Pencurian mesin genset diduga terjadi pada Desember 2017 di Setia Budi Medan.

Majelis Hakim dalam pertimbangan putusan halaman 10 menyatakan Penasihat Hukum berhasil membuktikan dalil eksepsi yang pada pokoknya menyatakan terdakwa ZF masih berumur 17 tahun 2 bulan 2 hari ketika melakukan perbuatan yang diduga pencurian. "Oleh karena itu proses penuntutan terdakwa dalam hal ini diajukan dalam sistem peradilan pidana anak bukan sistem peradilan untuk orang dewasa, sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak" urai Majelis Hakim dalam putusannya.

"Menurut Majelis Hakim karena telah menyalahi aturan sistemnya maka Pengadilan Pidana Umum/Dewasa pada Pengadilan Negeri Medan tidak berwenang dan memerintahkan Penuntut Umum melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Pidana Anak pada Pengadilan Negeri Medan" tegas Majelis Hakim dalam putusannya.

Hisca Romauli Situmorang, S.H., kepada Larasonline.com menyatakan mengapresiasi putusan sela Majelis Hakim yang diketuai Aswardi Idris, S.H., M.H., serta Sabarulina Ginting, S.H., M.H., dan Nazar Afriandi, S.H., selaku anggota Majelis Hakim. Hisca menambahkan melalui putusan selanya Majelis Hakim menunjukkan penghormatan terhadap hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum.



"ZF adalah anak yang tergolong miskin karena yatim piatu dan merantau ke Medan hanya bermodalkan keberanian. Domisili ZF sebenarnya di Bireun, Provinsi Aceh. ZF bisa mendapat bantuan hukum karena difasilitasi Subseksi BHPT Rutan Klas I Medan untuk ikut menjadi peserta penyuluhan hukum yang digelar LBH Trisila Sumatera Utara secara rutin di Rutan Klas I Medan. ZF adalah penerima bantuan hukum gratis dari LBH Trisila Sumatera Utara" jelas Hisca.

"Kami masih berkordinasi dengan Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Medan untuk pelaksanaan pengeluaran ZF dari tahanan di Rutan Klas I Medan. "Besar harapan kami Jaksa bisa hari ini juga mengeluarkan ZF dari tahanan sesuai perintah majelis Hakim" disampaikan Hisca kepada Larasonline.com ketika dihubungi melalui sambungan telepon pada 05 April 2018 sore.

Sebelum berita ini diturunkan, Larasonline.com mendapat informasi bahwa Jaksa belum mengeluarkan ZF dari tahanan.


T#gs Bantuan Hukum GratisHisca Romauli SitumorangKejaksaan Negeri MedanLBH Trisila Sumatera UtaraPengadilan Negeri MedanRutan Kelas I MedanRutan Tanjung Gusta Medananak dibawah umursistem peradilan pidana anak
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments