Rabu, 15 Agu 2018
  • Home
  • Berita
  • Umum
  • Sejauh Mana Rehabilitasi Penerima Bankum Gratis di RSKO Cibubur.

Sejauh Mana Rehabilitasi Penerima Bankum Gratis di RSKO Cibubur.

Betty Maria Kamis, 19 April 2018 08:21 WIB
Larasonline.com

Ilustrasi gambar seorang pasien dibalik pintu besi ruangan rehabilitasi

Jakarta.

Ari Prasetiyo alias Kimeng, merupakan salah satu pasien rawat inap di Rumah Sakit Ketergantungan Obat Cibubur. Kimeng sebelumnya tahanan Rumah Tahanan Negara (rutan) Cipinang Jakarta Timur. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kimeng di hukum pidana penjara selama 1 Tahun 6 bulan dan diwajibkan menjalani rehabilitasi medis dan sosial di RSKO Cibubur selama satu tahun. Kimeng baru dipindahkan dari Rutan Cipinang ke RSKO Cibubur tanggal 26 Maret 2018. Sehingga Kimeng akan menjalani rehabilitasi medis selama empat bulan sisa masa hukumannya. Sebelumnya Kimeng sudah menjalani pidana penjara selama satu tahun dua bulan di Rutan Cipinang.

Lihat berita sebelumnya : AKHIRNYA TERPIDANA MISKIN PENERIMA BANTUAN HUKUM GRATIS DAPAT REHABILITASI

Rumah Sakit Ketergantungan Obat yang beralamat di Jalan Lapangan Tembak No. 75, Cibubur, RT.12/RW.2, Ciracas Jakarta Timur, secara resmi mulai beroperasi pada tanggal 12 April 1972. RSKO Cibubur merupakan rumah sakit pemerintah yang secara khusus memberikan layanan kesehatan di bidang gangguan penyalahgunaan NAPZA(Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya).

Pada hari Kamis tanggal 16 April 2018 jam 09.00 Wib, Kimeng mendapat kunjungan dari Penasihat Hukumnya Hasan Lumban Raja, S.H., M.H., dari Lembaga Bantuan Hukum Trisila Jakarta. Kondisi Kimeng terlihat bugar. Kimeng mengatakan sudah mendapatkan perawatan berupa Detoksifikasi dari Rumah Sakit tersebut selama 2 (dua) minggu. Program detoksifikasi berupa makan obat 2 (dua) kali sehari. Untuk keseharian Kimeng mengaku makan cukup 3 (tiga) kali sehari, kemudian diberikan kegiatan lain seperti olah raga, kebersihan bersama dan istirahat serta tidur yang cukup seperti pasien pada umumnya.

Adapun waktu kunjungan pasien yang berlaku di RSKO Cibubur pada Instalasi MPE & Rehabilitasi, untuk pasien rawat inap di bagian Detoksifikasi (Medical Psyhiatrie Evaluation/ MPE) setiap Senin-Kamis jam 09.00-13.00 Wib sedangkan di bagian Rehabilitasi Napza (Halmahera House) pada hari Rabu (Minggu I & II) setiap bulan mulai Jam 10.00-16.00 Wib.

Hasan Lumban Raja, S.H., M.H., Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Trisila Nusantara memberikan apresiasi kepada putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berupa rehabilitasi medis dan sosial yang diberikan kepada Kimeng. Hasan berharap para tahanan miskin lainnya yang terjerat kasus narkotika bisa mendapatkan rehabilitasi juga. Sudah menjadi pengetahuan umum, rehabilitasi narkoba memerlukan biaya yang cukup besar sehingga hanya kalangan orang mampu saja misalnya para Artis, Pengusaha dan Pejabat yang bisa membayarnya. "LBH Trisila Jakarta akan terus memantau dan mengikuti proses rehabilitasi yang dijalani oleh terpidana miskin penerima bantuan hukum gratis. Semoga pengalaman mereka ini bisa memberikan harapan kepada pecandu narkotika yang termasuk miskin yang masih dalam proses hukum untuk berkesempatan mengikuti rehabilitasi" tutup Hasan.


T#gs Hasan Lumban RajaLembaga Bantuan Hukum Trisila JakartaPecandu NarkotikaRSKO CibuburYayasan LBH Trisila Nusantararehabilitasi narkotika
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments