Rabu, 15 Agu 2018
  • Home
  • Berita
  • Umum
  • LBH Trisila Sumatera Utara: Tahanan Miskin Di Rutan Kelas I Medan Bisa Bela Diri

Penyuluhan Hukum

LBH Trisila Sumatera Utara: Tahanan Miskin Di Rutan Kelas I Medan Bisa Bela Diri Pakai Program Bantuan Hukum Gratis

Betty Maria Senin, 23 April 2018 10:40 WIB
Larasonline.com

Staff BHPT Rutan Kelas I Medan Robi (paling kiri), Tama Purba (kedua dari kiri), narasumber penyuluhan hukum Yuli Arliyanti, S.H., M.H., dan moderator Madonna Putri Tampubolon, S.H.

Medan

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Trisila Sumatera Utara kembali menggelar penyuluhan hukum bagi para tahanan di Rumah Tahanan Negara (rutan) Klas I Tanjung Gusta Medan pada tanggal 20 April 2018. Penyuluhan hukum kali ini diikuti 24 (dua puluh empat) orang peserta para tahanan pria.

Acara penyuluhan hukum didampingi oleh Staff Subsesi Bantuan Hukum Penyuluhan Tahanan Rutan Tanjung Gusta Medan Robi dan Tama Purba. Pemateri bantuan hukum dari LBH Trisila Sumatera Utara yakni Yuli Arliyanti Gultom, SH. MH., sedangkan moderator acara Madonna Putri Tampubolon, SH.

Kegiatan penyuluhan ini berdurasi sekitar 2 (dua) jam dimulai dengan kata sambutan dari pihak rutan Tanjung Gusta Medan, kemudian pemaparan materi bantuan hukum oleh narasumber dari LBH Trisila Sumatera Utara. Lalu ada sesi tanya jawab dengan para peserta, dan diakhiri dengan pengajuan permohonan bantuan hukum dari para tahanan ke LBH Trisila yang tertarik untuk mendapatkan bantuan hukum gratis.

Materi penyuluhan Hukum yang dibawakan oleh Yuli Arliyanti Gultom, SH. MH., yaitu "Pembelaan dalam proses peradilan". Para peserta yang merupakan tahanan diharapkan dapat memahami permasalahan hukum yang sedang dihadapinya. Mengetahui batas masa penahanan saat penyidikan, penuntutan, penahanan Hakim Pengadilan Negeri, penahanan Hakim Pengadilan Tinggi, penahanan Hakim Mahkamah Agung serta jalan proses peradilan di sidang Pengadilan Negeri, pemeriksaan banding Pengadilan Tinggi dan pemeriksaan Kasasi Mahkamah Agung.

Kepada para tahanan, Yuli Arliyanti Gultom, SH. MH., juga menjelaskan ada 3 (tiga) cara yang dapat dipilih untuk menghadapi proses bantuan hukum, yaitu: pasrah, upaya non hukum, dan upaya hukum (pembelaan). Yuli Arliyanti Gultom, SH. MH. berharap para peserta lebih bijak untuk memilih alternatif ke 3 (tiga) yakni upaya hukum (pembelaan). Dengan adanya dukungan dari pemerintah seperti program bantuan hukum gratis dapat memberikan harapan baru kepada para tahanan yang sedang menghadapi masalah hukum namun tidak memiliki biaya untuk membayar jasa Advokat/Pengacara.





T#gs LBH Trisila Sumatera UtaraMadonna Putri TampubolonPenyuluhan HukumRutan Tanjung Gusta MedanYuli Arliyanti Gultom
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments