Jumat, 22 Jun 2018
  • Home
  • Berita
  • Umum
  • LBH Trisila Jakarta Gelar Penyuluhan Hukum di Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur

Penyuluhan Hukum

LBH Trisila Jakarta Gelar Penyuluhan Hukum di Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur

"Pembelaan Diri Dalam Proses Peradilan", Modal Hadapi Proses Hukum
Gunawan Lumbanraja Rabu, 24 Januari 2018 14:38 WIB
Gunawan Lumbanraja

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasona H. Laoly pada saat sidak di Rutan Pondok Bambu 14 November 2014. Sumber: kemenkumham.go.id

Jakarta.
Lembaga Bantuan Hukum Trisila Jakarta gelar penyuluhan hukum di Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu, Jakarta Timur pada Rabu, 24 Januari 2018 pukul 10.00 Wib s/d 11.30 Wib. Pelaksanaan penyuluhan hukum menggunakan ruangan Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu. Ruangan seluas lebih kurang tiga kali empat meter dipadati 20 (dua puluh) orang warga binaan.


Keteragan Photo: warga binaan Rutan Pondok Bambu peserta penyuluhan hukum Lembaga Bantuan Hukum Trisila Jakarta.


Narasumber penyuluhan hukum, Hasan Lumban Raja, S.H., M.H., Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Trisila Nusantara, memaparkan makalah yang berjudul "Pembelaan Dalam Proses Peradilan".


Keterangan Photo: Hasan Lumban Raja, S.H., M.H., (berdiri kemeja putih)


Dalam pemaparannya, Hasan menjelaskan tentang pembelaan dalam proses peradilan sebagai pengetahuan wajib bagi para warga binaan yang menghadapi proses hukum. "Setiap warga negara yang berhadapan dengan proses hukum harus memiliki kemampuan dasar membela diri dari sangkaan atau dakwaan yang diajukan penegak hukum. Pembelaan diri bukan hanya berarti menyangkal atau membantah semua tuduhan. Namun lebih berfokus kepada pengetahuan dasar mengenai hak tersangka/terdakwa, bagaimana persidangan berjalan, apa yang semestinya dilakukan terdakwa selama proses persidangan, dan upaya hukum yang tersedia bagi terdakwa/tersangka apabila putusan pengadilan dirasa belum adil. " ujar Hasan.

Setelah pemaparan narasumber, peserta penyuluhan diberi kesempatan untuk bertanya. Empat dari dua puluh orang peserta mengajukan diri untuk bertanya. Pertanyaanya seputar keinginan untuk mendapatkan rehabilitasi dari kecanduan narkotika, berapa lama hukuman yang akan dijatuhkan hakim, mengapa pemakai narkotika diterapkan pasal perantara atau pengedar narkotika.

Setelah penyuluhan, Hasan menjelaskan pihak LBH Trisila Jakarta ada menerima permintaan konsultasi hukum dari 12 (dua belas) orang peserta penyuluhan. Untuk melayani permintaan konsultasi hukum, pihak LBH Trisila Jakarta akan mendatangi kembali Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu pada hari Kamis tanggal 25 Januari 2018.

T#gs Bantuan Hukum GratisHukumLBH TrisilaPenyuluhan Hukum
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments