Rabu, 15 Agu 2018
  • Home
  • Berita
  • Umum
  • 7 Fakta Kehidupan ZF (Anak Dibawah Umur) Sampai Jadi Terdakwa Di Peradilan Dewas

7 Fakta Kehidupan ZF (Anak Dibawah Umur) Sampai Jadi Terdakwa Di Peradilan Dewasa

Gunawan Sabtu, 07 April 2018 08:30 WIB
Larasonline.com

Ilustrasi

Medan.

ZF (anak dibawah umur) yang menjadi terdakwa dalam sidang Peradilan Pidana Umum/Dewasa di Pengadilan Negeri Medan sudah dikeluarkan dari Rumah Tahanan Negara Kelas I Medan Jumat 06 April 2018. Keluarga ZF datang menjemput ketika ZF dibawa keluar dari Gedung Rutan Kelas I Medan. Raut bahagia terlihat diwajah ZF dan keluarganya.

Sebelum dikeluarkan dari tahanan, ZF sudah menjalani penahanan dari 10 Desember 2017 sampai dengan 06 April 2018 yaitu selama 117 hari. Selama penahanan ZF ditempatkan di Rumah Tahanan orang dewasa.

Larasonline.com mengumpulkan informasi dari berbagai sumber mengenai fakta kehidupan ZF. Penelusuran fakta kehidupan untuk menemukan alur bagaimana jalan ceritanya sehingga ZF yang masih anak dibawah umur bisa menjadi Terdakwa Peradilan Pidana Umum/Dewasa di Pengadilan Negeri Medan.

7 fakta kehidupan ZF sampai jadi terdakwa di peradilan dewasa:

1.ZF kelahiran Bireuen, Provinsi Aceh.

ZF lahir di sebuah dusun di wilayah Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh di awal Oktober tahun 2000.

2. ZF Yatim Piatu

ZF yatim piatu. Kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. ZF tingal bersama dan diasuh oleh kakek dan neneknya.

3. Pendidikan ZF hanya Sekolah Dasar

Pendidikan terakhir ZF hanya sampai tingkat Sekolah Dasar (SD). ZF menjadi pelajar Sekolah Dasar Negeri di salah satu Kecamatan di Kabupaten Bireuen. ZF menamatkan Sekolah Dasar tahun 2013.

4. ZF Merantau ke Banda Aceh

Setelah tamat Sekolah Dasar, ZF sempat belajar di Pesantren. Namun ZF akhirnya memutuskan untuk mengadu nasib merantau ke Kota Banda Aceh, Ibukota Provinsi Aceh. Jarak Kabupaten Bireuen ke Kota Banda Aceh 196 KM. Walau hanya berbekal ijazah Sekolah Dasar ZF bertekad untuk bisa mandiri. Disini ZF yang masih dibawah umur hanya bekerja serabutan.

5. Seseorang Mengajak ZF Ke Kota Medan

Di Banda Aceh, ZF berkenalan dengan seseorang yang kemudian dianggapnya keluarga. Dua minggu setelah berkenalan orang tersebut mengajak ZF ke Kota Medan, ibukota Provinsi Sumatera Utara. Kota Medan berjarak 619 KM dari Banda Aceh.

6. ZF Ditinggalkan Di Jalanan Kota Medan.

Setelah dua hari tiba di Kota Medan, orang tersebut meninggalkan ZF di Jalanan Kota Medan. ZF yang belum pernah ke Kota Medan kebingungan. Apalagi ZF tidak ada memegang uang untuk biaya hidup. ZF berjalan kaki menyusuri jalanan Kota Medan tanpa arah tujuan yang pasti. Saat itu keadaan sudah malam.

7. ZF Coba Ambil Mesin Genset Dari Halaman Sebuah Rumah.

Ketika sedang berjalan kaki dan dalam keadaan bingung karena tidak ada tujuan dan tidak punya uang, ZF melihat ada satu unit mesin Genset dihalaman sebuah rumah. ZF kemudian berdiri di depan rumah tersebut dan berniat mengambil mesin Genset. Belum sempat membawa mesin Genset, ada yang meneriaki "maling". ZF kemudian ditangkap oleh warga dan dipukuli. Selanjutnya ZF beserta mesin Genset diserahkan ke Kantor Polisi untuk menjalani proses hukum. ZF kemudian diajukan sebagai terdakwa di Peradilan Umum/Dewasa Pengadilan Negeri Medan.


T#gs Anak Berhadapan HukumBantuan Hukum GratisLBH Trisila Sumatera UtaraPengadilan Negeri Medansistem peradilan pidana anakperadilan dewasa
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments